Sebuah petak kecil mewakili masa yang beku dan intuitif. Moment. Jenak. Kesingkatan di belantara waktu yang mempunyai pesonanya sendiri.
Indonesia Artnews Agency
Sebuah petak kecil mewakili masa yang beku dan intuitif. Moment. Jenak. Kesingkatan di belantara waktu yang mempunyai pesonanya sendiri.
Jika penikmat seni (rupa, utamanya) “hoream” dan “kesal” dengan berita Bank Century yang bertele-tele atau ‘gerah’ karena kesibukan sehari-hari, mampirlah ke Galeri Kita [GK],– Jl. Riau Bandung 209.
I Komang Suarmika pamerkan sejumlah karya dalam pameran tunggal bertajuk “ACFTA, Dapur Gelisah Padamu” , di News Cafe Universitas Negeri Gorontalo (UNG), 19-20 Januari 2010.
Momen hening dan ketidakjelasan sebelum peristiwa meletusnya Gunung Krakatau tahun 1883 menjadi perhatian R Yuki Agriardi.
Pengukuhan dan pengakuan Batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya tak benda oleh UNESCO membawa dampak positif. Salah satunya membangkitkan kembali gairah pengrajin batik di Ciamis.
Dibutuhkan kejelian dalam mengolah tradisi kita, bukan untuk
melestarikan, tapi menghidupkannya dalam konteks hari ini, agar
bermakna dalam cakrawala seni global.
Itu ulang tahun emas Indonesia merdeka. Puncak dari nikmatnya hidup di Indonesia. Rupiah di kisaran dua ribuan saja, segala sesuatunya kebeli oleh rakyat jelata.
Gothloli merupakan mixing gaya, gadis muda di Jepang. Baju-baju dihitamkan paksa, dicat, dipilok, ditambalkan dengan kain terpal, asal hitam.
Empat orang itu muncul satu persatu dari balik tirai di Gedung Kesenian Dewi Asri Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung, Senin (12/10) malam. Salah satunya perempuan.
Senjalogi adalah salah satu kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Taman Kota, yang digelar pada tanggal 21 Maret 2009 di Sasana Budaya Ganesha Bandung [Sabuga], Jl. Tamansari No. 73 Bandung.
Pusat Kebudayaan Prancis [CCCL] Surabaya, Comic Artist Society of Surabaya [CASS] dan Perpustakaan C2O menggelar Festival Komik dan Seni Urban Surabaya “Cergamboree”, 27 Februari - 8 Maret 2009. Festival ini memuat berbagai program acara seperti : workshop, pemutaran film animasi, diskusi bersama komikus serta pameran komik Indonesia dan Prancis. Inilah geliat para pecinta komik di Indonesia.
Komunitas Arab yang mendiami kawasan Ampel Surabaya menggagas Festival Kampung Ampel yang akan digelar di Balai Pemuda, Surabaya, 10 - 13 Desember 2008. Ajang ini merupakan sosialisasi diri warga keturunan Arab yang banyak mendiami kampung di kawasan utara Surabaya.
Casa Grande Residence-Kota Casablanca akan mengadakan workshop digital art painting di Marketing Gallery Casa Grande Residence – Kota Casablanca Jl. Casablanca Raya Kav 88 Jakarta Selatan, 29 Agustus 2009.
KAMAPASA Pps ISI Yogyakarta bekerjasama dengan seorang kaligrafer dari Negeri Sakura, Jepang ‘Getsurei Mochizuki’ mengadakan acara Workshop sehari, bertajuk: Kaligrafi China & Jepang.
Untuk meneruskan kembali keberlangsungan musik Pek Bung, Eko Nuryono dan komunitas Pek Bung Yogyakarta akan mengadakan workshop musik pekbung di Taman Budaya Yogyakarta, Jl. Sriwedani No. 1 Yogyakarta. Acara dimulai tanggal 10-11 Juni 2009.
Klab Komik Manyala bersama Tobucil & Klabs kembali menyelenggarakan workshop cergam/komik tanpa dialog bersama Azisa Noor.
Sekelompok anak muda jumpalitan di atas panggung dengan diiringi musik. Mereka membuat pelbagai komposisi dan menyuguhkan kisah manusia.
Untuk pertama kalinya Sekolah Tinggi Seni Indonesia bakal menggelar festival tari bertajuk “Bandung Dance Festival 2009″ pada 22 hingga 23 Mei 2009 mendatang.
Aku dan beberapa kawan sedang menikmati suasana pagi. Namun kenikmatan itu tak berlangsung lama. “Mimi Ras!” suaraku tertahan.
Mempertahankan seni tradisi di zaman modern saat ini tidaklah mudah. Butuh semangat dari pelakunya agar seni tradisi tak lekang ditelan zaman.
Nico Subagja, perupa ini sering terlibat dalam seni pertunjukan [performance art] di Bandung. Karya-karya lukisnya banyak menggunakan bahan-bahan tak terpakai. Ia ingin memuntahkan semua persoalannya pada bidang yang hendak ia lukis. Entah itu persoalan diri juga persoalan lingkungannya.
Bagi Nico, seni adalah jembatan menuju kemerdekaan.
Nico, pernah mendapatkan penghargaan sebagai finalis dalam Kompetesi Seni [...]
Tisa Granicia, seniman keramik lulusan FSRD ITB punya ciri khas dalam berkarya. Melalui wajahnya ia suguhkan persoalan hasrat dan identitas.
Hasrat ini memang bisa menjadi milik siapa pun, lumrah adanya. Hasrat ini pulalah yang juga membentuk identitas seseorang dalam lingkungannya. Hasrat ini muncul juga dari kegelisahan tapi bisa juga muncul dari fantasi seseorang. Kita bisa menjadi siapa pun, apalagi hasrat dan identitas tak pernah berhenti pada satu titik. Selalu berubah.
Made Muliana Bayak adalah seniman yang membuat karya dengan berbagai medium ungkap seperti lukisan, stensil art, objek, instalasi, performance art, video art dan musik. Seniman Bali ini meski mengakui seni adalah kenikmatan bermain namun ia juga mengakui seni adalah senjata untuk melakukan banyak hal. [FB]
Wahyu Nugroho sejak tahun 1984 tercatat mulai menggeluti dunia seni rupa di Indonesia. Pameran pertamanya waktu itu dalam rangka berdirinya Sanggar Mahardhika Art, Purwosari. Wahyu berprinsip bahwa melukis adalah proses meditasi, proses menterjemahkan gerak hidup. Pada tahun 2009, menggelar pameran tunggal bertajuk “WALIK GREMBYANG” di Batu –Malang.
Langit di atas Maguindanao masih cerah. Awan putih berarakan dengan warna biru di belakangnya. Pemandangan ini seperti saat peristiwa berdarah yang mengguncangkan Filipina, 23 November lalu.
Kelompok “Behindtheactors” kembali menggaungkan eksistensi kekaryaan di tangan sutradara Asep Budiman (Asbud) melalui karya “Wayang keroncong, Cuk & Cis”
Mahasiswa yang tergabung dalam Konsorsium Mahasiswa Bandung Raya dan Dewan Tani Indonesia terlibat aksi dorong dengan polisi di depan gerbang timur Gedung Sate, Bandung (28/01/10).
Mahasiswa Bandung membakar “pocong” di tengah jalan Diponegoro, Bandung sebagai hadiah atas kegagalan pemerintahan SBY-Budhiono menangani kasus Bank Century, Kamis (28/01/10).