Oleh Adi Marsiela
Dukungan masyarakat Indonesia untuk memilih Taman Nasional Komodo agar terpilih menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia masih rendah. Pasalnya, seleksi itu dilakukan dengan cara voting lewat internet.
Oleh Adi Marsiela
Dukungan masyarakat Indonesia untuk memilih Taman Nasional Komodo agar terpilih menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia masih rendah. Pasalnya, seleksi itu dilakukan dengan cara voting lewat internet.
Ahmad Rosidi [58] atau biasa dipanggil Pak Rahmad asyik meraut bambu untuk dijadikan alat musik angklung. Ia bekerja biasanya dari pukul 10 pagi sampai 5 sore. Pekerjaan ini telah dilakoninya selama 33 tahun.
Jimmy Sisca [Wanadri] anggota Tim Nusa Antara II Ekspedisi Garis Depan Nusantara mempersiapkan peta perjalanan di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung [25/05/09]
Jamilah [45] bersama suaminya, Abun berdagang mie kocok sejak tahun 1970-an. Dulu sebelum berdagang tetap mereka menjual dagangan dengan memikul berkeliling kota.
Para Polwan dari Polresta Bandung Tengah juga turut membantu menjaga keamanan dalam acara Deklarasi pencalonan Susilo Bambang Yudhoyono [SBY] dan Boediono pada Pilpres 2009 [15/05/09].
Seorang pengunjung Musem Geologi memperhatikan material-material yang dihasilkan dari luapan lumpur Lapindo dalam Pameran 80 Tahun Museum Geologi, Bandung, Sabtu [16/05.09].
Oleh Acep Zamzam Noor
Saya percaya bahwa golput merupakan hidayah yang hanya akan hinggap pada orang-orang tertentu yang sudah tercerahkan mata batinnya. Dalam versi saya, golput sama sekali tak ada kaitannya dengan sakit hati karena gagal menjadi caleg atau ketua partai misalnya. Juga bukan disebabkan karena partai saya, Partai Nurul Sembako, tak bisa ikut pemilu.
Oleh Hawe Setiawan
TRADISI sastra di Jawa Barat dapat dibagi ke dalam dua jalur berdasarkan perbedaan bahasa yang digunakan oleh sastrawan di daerah tersebut, yakni bahasa nasional dan bahasa daerah/etnis. Nenden Lilis A. [Bandung], misalnya, menulis puisi dan cerpen dalam bahasa Indonesia, sementara Godi Suwarna [Ciamis] menulis puisi dan cerpen dalam bahasa Sunda, sebagaimana halnya ada anggota komunitas Mekar Parahyangan, Bandung, yang menulis dalam bahasa Mandarin.
Oleh TM Dhani Iqbal
Jikapun Kesultanan Yogyakarta tidak turut tumbang dalam revolusi sosial 1946 – yang mungkin dikarenakan tidak adanya kesadaran persamaan derajat dari rakyatnya – bukan berarti hal tersebut menjadi sesuatu yang istimewa. Membiarkan kekuasaan yang didasarkan pada garis keturunan sama halnya dengan pro pada anti persamaan derajat. Apalagi jika mengawetkan kebiasaan pemimpin bangsa berasal dari suku tertentu, hal itu sama saja dengan penjajahan.
Ada stereotip yang menempel pada animasi Jepang bahwa “Japanese animation is all about sex or violence”. Memang animasi di Jepang berkembang dalam arus yang berbeda dengan animasi-animasi seperti dari barat, baik dalam soal gaya, maupun isinya, yang cenderung terbuka
Oleh Katrin Bandel*
Bukankan perbedaan antara “penis” dan “phallus” seharusnya sudah menjadi bagian dari pengetahuan dasar setiap penulis di bidang Studi Gender! Disamping itu, terhadap mitos “G-spot” pun bukankah seharusnya seorang penulis “feminis” bersikap kritis!
Oleh Frino Bariarcianur Barus
Kota tak pernah berhenti berubah. Sayangnya, perubahan –yang dapat disebut peristiwa—itu kerapkali tak disadari oleh kita.
Sekelompok anak muda jumpalitan di atas panggung dengan diiringi musik. Mereka membuat pelbagai komposisi dan menyuguhkan kisah manusia.
Untuk pertama kalinya Sekolah Tinggi Seni Indonesia bakal menggelar festival tari bertajuk “Bandung Dance Festival 2009″ pada 22 hingga 23 Mei 2009 mendatang. Festival yang menampilkan 10 sanggar tari, penari, dan penata tari ini digelar di Gedung Kesenian Sunan Ambu Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung.
Oleh Agus “Bebeng” Hadyana
Desa Pekandangan, Indramayu, di rumah seorang seniman tari dunia, aku dan beberapa kawan sedang menikmati suasana pagi. Namun kenikmatan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba menjadi nelangsa. Tapi sang nenek tetap menghias wajahnya dengan senyuman. “Mimi Ras!” suaraku tertahan.
Oleh: Prabowo Setyadi
Mempertahankan seni tradisi di zaman modern saat ini tidaklah mudah. Butuh semangat dari pelakunya agar seni tradisi tak lekang ditelan zaman. Begitulah yang dialami beberapa sanggar pertunjukan di kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Secara berkala mereka membuat pertunjukan di Gedung Nan Balinduang, Jl. Lenggogeni no 1A, kota Bukit Tinggi Sumatera Barat, demi mempertahankan seni tradisi.
Panggung gelap. Suara orang berbincang-bincang menggema bersamaan dengan terbukanya tirai yang menutupi panggung itu. Seberkas sinar dari sudut kanan belakang menyorot seorang penari yang kepalanya nyaris botak. Tanpa bicara, dia berjalan dan melilitkan tubuhnya pada satu dari tiga tali yang menjuntai ke bawah di atas panggung Gedung Kesenian Sunan Ambu Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung, Sabtu [1/11] malam.
Komunitas Peduli Jaipong Jawa Barat menolak rancangan undang-undang Pornografi disahkan, karena dianggap dapat mengkategorikan Jaipong sebagai pornoaksi. [Foto : Adi Marsiela/Kontributor]
Oleh Ferren Bianca
Ada kelelawar berjalan di siang hari, beriringan dengan suster, gandengan tangan dengan Tank Baja, Laksamana berjalan di depan mengapit spanduk di lengan kiri, di kanan diapit oleh ulama cilik dengan tasbih sebesar bola tenis [karena memang bola tenis beneran dijadikan tasbih]. Isi spanduk itu, menyambut HUT RI 50 EMAS 1995. Rombongan RT02/RW03 Jl Melati IV, PUP Bekasi Utara. Aku sendiri memegang kamera poket, menaiki sepeda gunung yang disulap berbentuk bebek dari styrofoam. Tua muda, ibu-ibu bapak-bapak, anak-anak turun ke jalan dengan gaya yang paling muskil hanya untuk hari itu saja.
Oleh Ferren Bianca
Gothloli merupakan mixing gaya, gadis muda di Jepang. Baju-baju dihitamkan paksa, dicat, dipilok, ditambalkan dengan kain terpal, asal hitam. Diberi renda sana-sini, asal manis, dan jadilah. Salah satu penopangnya, desainer muda Naoto Hiroka, yang mendandani para rocker-rocker Tokyo, dari Laruku sampai Miyavi dengan gaya Visual Kei. Tampil bak setan dan malaikat sekaligus. Moralitasnya nol, ideologinya nol, estetikanya nol, kuratornya nol, segmentasinya nol.
Bali kembali akan menjadi tuan rumah ajang fashion dan perdagangan bertaraf internasional Bali Fashion Week 2007 yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 – 25 November 2007 di Discovery Kartika Plaza Hotel. Kali ini mengangkat tema ” Fashion Meets Art”.
Ini bukan sembarang majelis, ini majelis hendak keluar dari situasi sastra di Bandung yang menjemukan. Adalah Matdon seorang penyair yang juga jurnalis bersama penyair muda Bandung akan mendirikan Majelis Sastra Bandung pada tanggal 25 Januari 2009 di Gedung Indonesia Menggugat.
Oleh Adi Marsiela
Mengusung aliran musik rock and roll, The Super Insurgent Group of Intemperance Talent, biasa disingkat The S.I.G.I.T tidak tabu untuk tampil tanpa distorsi secara langsung di depan ribuan penggemarnya.
GoetheHause menyuguhkan program musik bertajuk “Serambi Jazz”. Program ini menampilkan musisi jazz Indonesia dan Jerman.
Perhelatan musik “Titik Api” yang dikemas layaknya a tribute to Harry Roesli Jumat malam [05/06/09] dihadiri banyak musisi dan mahasiswa serta kerabat dekat Harry Roesli. Salah satunya adalah Trie Utami. Baginya sosok Harry Roesli adalah guru dan juga sahabat.
Oleh Adi Marsiela
“Bicara tentang karya almarhum, saya awalnya enggak suka. Riweuh, ribut. Saya ingat perkataan Eyang yang bilang, mbok ya kalau bikin musik itu yang enak didengar gitu loh. Setelah saya coba resapi ternyata memang ada yang berbeda dari karya beliau. Ini soal kejujuran dalam berkarya,” ungkap Yala.
Oleh Adi Marsiela
Jumat [04/06/09] malam kemarin, grup musik Mocca dipaksa untuk tidak turun dari panggung. Sedikitnya 100 penggemar mereka yang akrab disapa SF, singkatan dari Swinging Friends mendaulat Arina Ephipania sang vokalis merangkap pemain flute dan rekan-rekannya tetap tampil dalam sebuah ‘konser mini’ di Garasi Lombok 33 alias kantor Detik Bandung.
Oleh Eko Nuryono
Inilah kelompok musik yang masih teramat sederhana. Alat musiknya terbuat dari bambu dan tembikar yang mereka buat sendiri. Suara bambu menghasil nada yang berbunyi ‘Pek’ dan suara tembikar yang dikasih karet ban menghasilkan nada berbuynyi ‘Bung’, maka musik ini kemudian dinamai musik ‘Pek-Bung’.
Bak seorang laskar perang yang siap terjun ke medan peperangan ia arahkan senjatanya. Angga meneriakan kata “Allahu Akbar”. “Saya cuma meniru tentara-tentara jihad dimana mereka berjihad dengan senjata menebar kebencian menyemai ketakutan. Padahal lebih baik mereka berjihad dengan makanan. Karena banyak dari manusia sebenarnya membutuhkan makanan. Bukan peperangan.” kata Angga.
Oleh Prabowo Setyadi
Peristiwa bunuh diri di Jepang yang semakin meningkat menjadi inspirasi bagi performance artist Kana Fukushima asal Jepang. Kana prihatin peristiwa mengenaskan tersebut disebabkan oleh hal-hal sepele seperti tak mampu membayar tagihan kartu kredit.
Wawan seperti dalam kondisi trance. Ia terus menari. Beberapa penonton yang hadir tampak was-was. Namun tak lama ia bersujud, mencium lantai, menghadap ke segala arah, seperti ingin meminta restu.
Paulo Sergio da Silva aka Paulo Nazareth membuat karya menanak nasi dari beras-beras yang menyerupai peta dunia pada tanggal 8 Agustus 2008 di desa Surawangi, Kecamatan Jatiwangi pada acara Jatiwangi Art Festival 2008.
Pada performance art tersebut juga terlihat bahwa Atieq bersama Komuitas Kentrung Merdeka mencoba menghapuskan stigma masyarakat mengenai pola hidup para kaum pinggiran yang cenderung identik dengan kriminalitas, mabuk-mabukan, gelandangan dan pengemis.
Keriangan para murid di Madrasah Ibtidaiah Kapur, Sutawangi pada tanggal 8 Agustus 2008 begitu membahana. Para murid berkumpul di lapangan upacara untuk mengikuti acara penyerahan Teacher award kepada guru mereka pada Jatiwangi Art Festival 2008.
KAMAPASA Pps ISI Yogyakarta bekerjasama dengan seorang kaligrafer dari Negeri Sakura, Jepang ‘Getsurei Mochizuki’ mengadakan acara Workshop sehari, bertajuk: Kaligrafi China & Jepang.
Untuk meneruskan kembali keberlangsungan musik Pek Bung, Eko Nuryono dan komunitas Pek Bung Yogyakarta akan mengadakan workshop musik pekbung di Taman Budaya Yogyakarta, Jl. Sriwedani No. 1 Yogyakarta. Acara dimulai tanggal 10-11 Juni 2009.
Klab Komik Manyala bersama Tobucil & Klabs kembali menyelenggarakan workshop cergam/komik tanpa dialog bersama Azisa Noor.
Beberapa siswa kelas 2 dan 3 jurusan kriya tekstil SMK 14 Bandung tengah merancang dan membuat motif batik menggunakan rumus matematika serta fisika di Museum Barli, Bandung, Sabtu [7/2]
Mengisi bulan Ramadhan 1429 H Kantor Beritaseni Indonesia akan mengadakan Workshop Reportase dan Penulisan Kritik Seni di Selasar Sunaryo Art Space, Jl. Bukit Pakar Timur 100 Bandung, Jumat s/d Minggu, 12-14 September 2008, Pukul : 12.30 - 17.30 WIB. Workshop ini terbuka untuk umum.
Universitas Atma Jaya, Yayasan Interkultur dan Quasi-Living Group mengundang seniman Indonesia mengikuti workshop laboratorium biologi untuk membuat sebuah karya seni hidup.
By beritaseni on June 23rd, 2009
Oleh Adi Marsiela
Mengusung aliran musik rock and roll, The Super Insurgent Group of Intemperance Talent, biasa disingkat The S.I.G.I.T tidak tabu untuk tampil tanpa distorsi secara langsung di depan ribuan penggemarnya.
![The S.I.G.I.T [Bisa] Kalem Namun Menggigit](http://beritaseni.com/wp-content/uploads/2009/06/sigit-adi-150x150.jpg)
Oleh Adi Marsiela Mengusung aliran musik rock and roll, The Super Insurgent Group of... Read More »

Oleh Frino Bariarcianur GoetheHause menyuguhkan program musik bertajuk “Serambi Jazz”.... Read More »

Oleh Argus Firmansah Perhelatan musik “Titik Api” yang dikemas layaknya a tribute... Read More »

Oleh Adi Marsiela Komunitas Celah Celah Langit [CCL] Bandung mementaskan teater berjudul “Air”... Read More »

Artis yang tergabung dalam Mainteater melakonkan naskah ‘Unter Eis’ [Di Bawah Lapisan Es] karya penulis... Read More »

Oleh Adi Marsiela Evi Sri Rejeki [kanan] dan Sugiyanti Ariyani memerankan dua orang pembantu dalam pertunjukan teater... Read More »

Oleh Argus Firmansah Lima puluh tiga perupa muda sampai pelukis maestro, Srihadi Soedarsono, berpameran bersama... Read More »

Oleh Argus Firmansah Limapuluh enam [56] truk cantik nan artistik, bahkan mengesankan lucu... Read More »

Isa Perkasa berdiri di depan karya instalasinya berjudul “Menyetrika Seragam” dalam pameran tunggal... Read More »
Angga Wedhaswhara, seniman pertunjukan dari Bandung yang ikut bagian dalam kegiatan “Asian Youth Imagination... Read More »

Oleh Prabowo Setyadi Peristiwa bunuh diri di Jepang yang semakin meningkat menjadi inspirasi bagi performance... Read More »
Teks/foto : Prabowo Setyadi Bumi sedang menunjukan kemarahannya. Dan manusia tetap merasa tak bersalah. Wawan... Read More »
Philo Art Space menggelar pameran lukisan abstrak karya Agus ‘Baqul’ Purnomo, Dedy Sufriadi, Heriawan Siauw,... Read More »
Pemerintah Kota Surakarta dan Solo Center Point kembali menggelar acara “Solo Batik Carnival” [SBC],... Read More »
Ivana Stojakovic asal Serbia memamerkan karya fotografi bertajuk “Scening” di Galeri Esp’Art CCF Bandung, 23 –... Read More »
Museum Dan Tanah Liat [MDTL] menggelar pameran berdua dari Bob Yudhita dan S. Teddy D berjudul “Hi Jun” di Galeri Taman... Read More »
FORUM Sastra Bandung [FSB] bekerja sama dengan Penerbit Kiblat dan Suplemen Khazanah HU... Read More »

Nico Subagja, perupa ini sering terlibat dalam seni pertunjukan [performance art] di Bandung.... Read More »

Tisa Granicia, seniman keramik lulusan FSRD ITB punya ciri khas dalam berkarya. Melalui wajahnya ia... Read More »

Made Muliana Bayak adalah seniman yang membuat karya dengan berbagai medium ungkap seperti lukisan,... Read More »
Copyright © 2009 beritaseni
Structure theme by Wordpress Themes | Brought to you by: Hosting Reviews | Bluehost