Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Nonbar Film Dokumenter di Layar Kemisan Sambang Banyuwangi

Acara Nonbar film dokumenter akan digelar Layar Kamisan di Aula Universitas 17 Agustus – Banyuwangi pada hari Rabu (3/1/15) mendatang. acara yang akan dimulai pada pukul 19.00 WIB tersebut akan memutar dan mendiskusikan 3 film dokumenter.

“Banyuwangi Menonton Dokumenter” menjadi tajuk acara Sambang Banyuwangi yang digelar kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah memutar beberapa film di Kota Banyuwangi Jawa Timur.

Seperti yang dikutip dari situs layarkemisan.com, Tiga film dokumenter pendek yang akan diputar dalam acara nonbar “Banyuwangi Menonton Dokumenter” diantaranya film Pulau Bangka Menngis, Menambang di Piring Petani, dan Harimau yag Menolak Punah.

nonbar-film-dokumenter

Film Pulau Bangka Menangis merupakan karya dari sutradara Rudi Harlan, Nursubah, Produser oleh Fajrian, Zakiah dan disunting oleh Ary Prama. Film ini bercerita tentang pembebasan tambang timah untuk masyarakat yang ternyata menyebabkan alam Bangka menjadi rusak dan mendatangkan ancaman bagi generasi mendatang. Timah adalah denyut nadi perekonomian masyarakat Bangka Belitung sejak zaman Belanda hingga kini. H. Yono, karakter utama dalam film ini ini akan menggambarkan perjuangannya dalam menyelmaatkan alam yang rusak. Dia adalah mantan penambang di desa Sadai yang peduli dengan kelestarian alam dengan menanam Pohon Sengon.

Menambang di Piring Petani akan menjadi film kedua yang akan diputar dalam program nonbar film dokumenter di Banyuwangi. Film ini disutradarai oleh Andi Arfan Sabran yang merupakan karya film produksi hasil Workshop In-Docs Kickstart Palu. Film berdurasi 20 menit ini bercerita tentang bercerita tentang perjuangan petani di Desa Topogaro Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, agar sawah mereka tidak ditambang oleh perusahaan yang telah mendapat izin dari pemerintah. Sejak lama kawasan ini menjadi salah satu lumbung padi untuk daerah sekitarnya. Kesuburan tanah disini bahkan mengundang banyak petani migran dari pulau jawa. Hanya saja, sejak tahun 1988 kegiatan pertanian ini terganggu oleh kehadiran usaha pertambangan crome yang mengambil lahan sawah padi

Film terakhir yang akan diputar dalam acara nonbar ini adalah film Harimau yang Menolak Punah. Film karya dua mahasiswa Universitas Jember, Imanda Dea Sabiella dan Edho Cahya Kusuma ini pada tahun 2013 lalu mampu menjadi finalis kompetisi film dokumenter bergengsi Eagle Award 2013 yang sempat di tayangkan di Metro TV.

Film Harimau yang Menolak Punah berbicara tentang penambangan emas yang dikhawatirkan akan memporak-porandakan lingkungan dan merusak ekosistem alam. Kuasa pertambangan emas yang dicetuskan kepada beberapa perusahaan tambang sejak tahun 1994 di Kabupaten Jember turut andil dalam pengalihan fungsi areal Taman Nasional Meru Betiri. Pasalnya, luas areal eksplorasi tambang meliputi kawasan Meru Betiri. Di empat dari 12 desa penyangga Meru Betiri kini terdapat aktivitas tambang. Padahal di Meru Betiri terdapat habitat harimau jawa (Panthera tigris sondaica). Dainuri dan Wahyu Giri berusaha melakukan penyelamatan TM Meru Betiri dengan menggunakan harimau jawa yang dinyatakan sudah punah oleh WWF. Merekalah para harimau yang menolak punah.

Adapun penyelenggara dari acara nonbar film dokumenter ini adalah komunitas Layar Kemisan bekerjasama dengan Komunitas Pemutaran Satnight Screen Banyuwagi, Aliansi Jurnalis Independent Jember dan Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas 17 Agustus Banyuwangi.

Program nonbar film dokumenter “Sambang Banyuwangi” ini diharapkan dapat menginspirasi dan memacu kreatifitas pemuda Banyuwangi agar lebih termotivasi untuk membuat sebuah karya audio visual khususnya film dokumenter.

Layar Kemisan merupakan program pemutaran rutin yang diadakan setiap hari kamis setiap bulannya oleh Komunitas Pemutaran #LayarKemisan. Untuk informasi acara dan mengenal lebih jauh dengan komunitas ini dapat mengunjungi Akun Twitter @layarkemisan atau mengunjungi situs layarkemisan.com



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*