Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Menentukan Segmentasi Penonton Film Kita

Menentukan Segmentasi Penonton Film
Segmentasi Penonton Film

Tidak bisa dipungkiri, seorang filmmaker dalam membuat film menginginkan karyanya dapat “dibeli” oleh sebanyak-banyaknya orang, sehingga apa yang ingin disampaikan lewat film dapat sampai ke penontonnya. Beragamnya jenis penonton yang ada, menuntut filmmaker agar bisa menentukan segmentasi penonton yang tepat untuk film yang ia buat.

Masyarakat merupakan sebuah komunitas besar yang heterogen, mereka memiliki permasalahan yang berbeda, memiliki orientasi hidup berbeda, memiliki beragam kebutuhan informasi dan solusi yang berbeda, juga segala macam perbedaan antara satu dengan lainnya. Beragamnya penonton ini dapat mempersulit proses distribusi dan promosi film, apalagi jika filmmaker hanya mengandalkan distributor film yang menggunakan program pemasaran tunggal.

Menentukan Segmentasi Penonton Film
Segmentasi Penonton Film

Untuk menghindari proses distribusi dan promosi masal yang membutuhkan energi dan biaya besar, maka dalam merencanaan distribusi dan promosi film perlu menentukan segmentasi terhadap penonton yang beragam, yakni dengan memetakan penonton potensial yang memiliki karakteristik sama berdasarkan beberapa variabel seperti geografi dan demografi, psikografi dan tingkah laku, bahkan berdasar segmen individu calon penonton film.

Menggunkan variabel geografi dan demografi dalam menentukan segmentasi penonton memang lebih mudah dilakukan, karena data-data yang akurat juga bisa didapatkan dengan mudah. Namun metode ini hanya mampu memberi sedikit gambaran yang jelas terhadap minat penonton. Penggunaan atribut psikografi dan tingkah laku, akan lebih efektif sebab atribut ini lebih mengarah kepada perilaku penonton dalam memilih tontonan, metode ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi perumusan strategi pemasaran yang cocok untuk mempengaruhi perilaku penonton film.

ilustrasi segmentasi pasar
ilustrasi segmentasi pasar | sumber : mediabisnisonline.com

 

Melakukan proses membagi penonton ke segmen-segmen atau kelompok-kelompok tertentu bertujuan untuk meng-efektif-kan proses distribusi dan promosi film, karena dengan menentukan segmentasi penonton sejak awal berarti calon penonton film sudah teridentifikasi dengan jelas sejak awal. Jika penonton sudah teridentifikasi, langkah selanjutnya yaitu melakukan targeting penonton, yakni memastikan penonton mana yang ingin disasar, ada target primer, target skunder dan target tersier.

Beberapa syarat yang harus dilakukan agar dalam menentukan segmentasi penonton dapat berjalan secara efekti yaitu; terukur jumlah potensi penontonnya, banyak orangnya, dapat diakses sehingga mudah untuk dijangkau, dapat dibedakan dengan jelas, dan dapat dilayani oleh sumberdaya yang dimiiki. Hal inilah yang jarang dilakukan oleh pembuat film pemula, sehingga karyanya hanya berputar-putar ditempat dengan sedikit penonton.

Memuaskan semua orang tentu menjadi sesuatu yang mustahil, namun memaksimalkan kepuasan kepada segmen tertentu masih dapat dilakukan. Beberapa alasan kenapa filmmaker harus menentukan segmentasi penonton sejak awal adalah :
  1. Dengan segmentasi, kegiatan promosi maupun distribusi film bisa berjalan lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya yang ada, sehingga bisa meringankan biaya dan energi.
  2. Filmmaker dapat dengan mudah menentukan canel distribusi dan promosi film yang diproduksi, karena film yang dibuat sudah bisa dipastikan akan sesuai dengan penonton yang ditargetkan.
  3. Segmentasi dapat membantu distributor film dalam melakukan promosi dan distribusi.
  4. Segmentasi berguna untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai peta kompetitor dalam menghadapi film dengan tema sejenis di pasaran.
  5. Segmentasi merupakan dasar untuk menentukan strategi. Segmentasi yang disertai dengan pemilihan target primer, skunder dan tersier pada penonton akan memberikan acuan dalam penentuan positioning film yang diproduksi. Positioning film adalah definisi identitas dan “kepribadian” film di benak penonton.
  6. Segmentasi merupakan faktor kunci untuk mengalahkan pesaing, dengan memandang penonton film dari sudut yang unik dan cara yang berbeda dari yang dilakukan kompetitor.
  7. Segmentasi sebagai alat perencanaan merupakan alat identifikasi dan analisa yang berharga untuk memilih alat promosi dan distribusi yang tepat.

Menentukan segmentasi penonton film memang juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi, perlu kehati-hatian dalam memilih variabel segmentasi agar sesuai dengan film yang diproduksi. Agar segmentasi bisa tepat sasaran, filmmaker harus bisa memandang penonton yang beragam tersebut dari sudut pandang yang unik dan dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan orang lain. Metode segmentasi yang digunakan juga harus sejauh mungkin mencerminkan perilaku penonton film dalam menentukan alasan untuk mau menonton filmnya.



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*