PAMERAN SENI KRIYA
KELOMPOK “ LAMPU KUNING “
“ WARMING UP ”
7 - 16 MEI 2009
Bentara Budaya Yogyakarta
jl.Suroto 2,Kotabaru,Yogyakarta
A. Farid | Andika Nurulhuda | Arifianto | Budiyanto Trisno .L | Catur sugeng K. | Dwi Joko Haryanto | Elisabet Yuliani T. | Harmoko | Suji Mulyanto | Tofan Ari Widianto.
Kami kelompok Lampu Kuning menyadari bahwa, Melihat karya seni sekarang, tidak bisa lepas dari perspektif paradigma yang berbeda. Seni bisa berarti apapun, benda seni bisa berupa apapun, melihat karya seni bisa dari manapun. Melihat, membaca, menterjemahkan suatu benda seni sama seperti melihat dari luar hal-hal yang termuat dan fungsi yang dibawa oleh benda tersebut. Tajuk pameran “ WARMING UP ” sendiri kami ambil karena tanpa pemanasan yang cukup dalam berolah raga, bisa mengakhibatkan cidera. Kami berkeinginan menyajikan karya-karya seni kriya kami sebagai pemanasan untuk melihat seni dari berbagai sisi, pemanasan untuk mentransformasikan ide-ide kami, Hingga pameran yang kami gelar minim cidera. Tema “ WARMING UP ” sekaligus sebuah doa untuk pameran kami.
“ WARMING UP ” ini bukanlah mengenai bagaimana cara kami menempatkan karya kami ditengah cabang seni yang lain, Namun lebih kepada cara kami berkontemplasi, Sebagai cara kami melakukan pemanasan dalam berproses. “ WARMING UP ” merupakan stimulan awal kami untuk tetap “panas” dalam berkarya. Karena bagi kami, “ WARMING UP ” merupakan area bermain kami, bermain-main dengan media, ide dan konsep. Dari sekedar obrolan kecil yang membuat kami panas, hingga kami tertantang mewujudkannya menjadi sebuah karya, kemudian memamerkannya dan menunggu tantangan selanjutnya.
PAMERAN SENI KRIYA
KELOMPOK “ LAMPU KUNING “
“ WARMING UP ”
7 - 16 MEI 2009
Bentara Budaya Yogyakarta
jl.Suroto 2,Kotabaru,Yogyakarta
A. Farid | Andika Nurulhuda | Arifianto | Budiyanto Trisno .L | Catur sugeng K. | Dwi Joko Haryanto | Elisabet Yuliani T. | Harmoko | Suji Mulyanto | Tofan Ari Widianto.
Kami kelompok Lampu Kuning menyadari bahwa, Melihat karya seni sekarang, tidak bisa lepas dari perspektif paradigma yang berbeda. Seni bisa berarti apapun, benda seni bisa berupa apapun, melihat karya seni bisa dari manapun. Melihat, membaca, menterjemahkan suatu benda seni sama seperti melihat dari luar hal-hal yang termuat dan fungsi yang dibawa oleh benda tersebut. Tajuk pameran “ WARMING UP ” sendiri kami ambil karena tanpa pemanasan yang cukup dalam berolah raga, bisa mengakhibatkan cidera. Kami berkeinginan menyajikan karya-karya seni kriya kami sebagai pemanasan untuk melihat seni dari berbagai sisi, pemanasan untuk mentransformasikan ide-ide kami, Hingga pameran yang kami gelar minim cidera. Tema “ WARMING UP ” sekaligus sebuah doa untuk pameran kami.
“ WARMING UP ” ini bukanlah mengenai bagaimana cara kami menempatkan karya kami ditengah cabang seni yang lain, Namun lebih kepada cara kami berkontemplasi, Sebagai cara kami melakukan pemanasan dalam berproses. “ WARMING UP ” merupakan stimulan awal kami untuk tetap “panas” dalam berkarya. Karena bagi kami, “ WARMING UP ” merupakan area bermain kami, bermain-main dengan media, ide dan konsep. Dari sekedar obrolan kecil yang membuat kami panas, hingga kami tertantang mewujudkannya menjadi sebuah karya, kemudian memamerkannya dan menunggu tantangan selanjutnya.
KoMBi
komunitas Bidar
Pamera Seni Visual “indonesia Refleksi”
Tgl 7,8,9 agustus 2009
museum Prov.KalBar
live streaming http://www.borneophotography.org