Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Ini Unsur-Unsur Seni Rupa yang Perlu Anda Ketahui Saat Berkarya

Seni rupa atau visual art merupakan bentuk seni rupa yang dinikmati menggunakan indra penglihatan dan peraba. Karya seni rupa terbentuk oleh berbagai unsur seni rupa. Pada topik kali ini, beritaseni.com akan mengulas tentang unsur seni rupa yang perlu diktahui.

Berbagai unsur seni rupa dalam membentuk karya diantaranya adalah sebagai berikut:

Titik

Merupakan unsur pembentuk karya seni rupa yang paling mendasar, segala bentuk visual bermula dari titik. Sehingga titik acap kali menjadi pusat perhatian.

Garis

Merupakan gabungan dari banyak titik yang merupakan batas limit dari suatu benda, bidang, warna, tekstur dll.  Garis memiliki dimensi yang memanjang dengan arah tertentu, memiliki sifat seperti panjang, pendek, lurus, tipis, tebal, vertikal, horizontal, halus, melengkung, berombak, miring, putus-putus, dan masih banyak sifat-sifat lainnya. Garis ini memberikan kesan simbolik, gerak, ide dan lain sebagainya.

Bidang

Unsur seni rupa ini merupakan perkembangan dari garis yang ujung-ujungnya saling bertemu. Berdasarkan bentuknya, bidang terdiri dari bidang biomorfis, geometris, bersudut, dan tak beraturan.

Bentuk

Merupakan wujud yang terlihat di alam dan terlihat nyataBentuk dapat berarti shape, yakni bentuk benda polos yang muncul tanpa penjiwaan atau hadir secara kebetulan, dapat dilihat hanya sekedar penyebutan sifatnya saja seperti :ornamental, bulat, panjang, tidak teratur, persegi dan lain sebagainya . Dan bentuk plastis atau dalam bahasa inggrisnya form yang berarti bentuk benda yang dapat dilihat dan dirasakan karena memiliki unsur nilai dari benda tersebut, seperti contoh: meja, kursi, dll.

Tekstur

Tekstur adalah sifat benda yang bisa dilihat dan diraba. Seperti licin, halus, kasar, bergerigi, kusam, mengkilap, dll. Tekstur  di sini ada dua macam. Tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata adalah kondisi benda yang terlihat sama dengan rabaan. Contok tekstur pohon kelapa yang kasar, dilihat tampak kasar, diraba pun juga tampak kasar. Sedangkan tekstur semu hanya nampak pada penglihatan. Misal lantai keramik bertekstur batu. Tampak kasar, padahal jika diraba tetap halus.

Warna

Berdasarkan teori Geothe atau teori pigmen warna, ada beberapa pigmen warna diantaranya adalah:

Warna primer, warna dasar yang wajib dimiliki jika anda mau melukis. Warna tersebut adalah kuning, merah, dan biru

Warna sekunder, merupakan pencampuran dari dua warna primer. Seperti hijau, jingga, ungu.

Warna tersier, merupakan warna hasil pencampuran dari warna sekunder.

Warna analog, merupakan gradasi dari dua warna yang saling berurutan dalam lingkaran warna. Misal gradasi dari merah ke biru, dari merah menuju biru ada peralihan warna yang semakin mendekati biru kadar merah semakin menghilang.

Warna komplementer, merupakan warna kontras, perpaduan beberapa warna yang saling berseberangan.

Gelap terang

Gelap terang digunakan untuk memberi efek kedalaman, ruang,dimensi, dan pencahayaan. Sehingga karya seni rupa yang dihasilkan menjadi hidup atau seolah 3 dimensi.teknik gelap terang dibedakan menjadi dua yaitu, teknik Chiaroscuro atau gelap terang bertahap/gradasi dan silhouette yaitu pemberian gelap terang tanpa peralihan atau gradasi.

Ruang atau Kedalaman

Di dalam seni rupa, ruang dapat dirasakan secara langsung oleh apresiator, melalui pemenuhan unsur-unsur yang sudah disebutkan di atas.

Demikian ulasan singkat mengenai unrur-unsur dalam karya seni rupa, semoga bermanfaat dan selamat berkarya……



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

1 Comment on Ini Unsur-Unsur Seni Rupa yang Perlu Anda Ketahui Saat Berkarya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*