Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Festival Film Indie 2014 Digelar Disbud DIY

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Disbud DIY) menggelar kompetisi film pendek nasional dalam ajang Festival Film Indie 2014. Hadiah senilai total 80 Juta rupiah akan diberikan kepada pemenang kompetisi yang terbagi dalam dua kategori yakni untuk kategori pelajar (SMP/SMA/SMK) dan untuk kategori Mahasiswa/Masyarakat umum. Selain hadiah uang tunai, dalam kompetisi ini juga akan memberikan penghargaan pada para pemenang berupa Trofi Srisultan HB X, Piagam penghargaan dan memberi kesempatan pada film pemenang untuk ditayangkan di stasiun televisi lokal.

Seperti yang dilangsir dari web jogjafilm.com, dalam kompetisi film Festival Film Indie 2014 para peserta yang memiliki film fiksi pendek (maksimal 24 menit) produksi antara tahun 2013-2014, dapat mengirimkan karyanya  dalam DVD dengan format video (.AVI/.WMV/.MPG/.MOV).

Festival Film Indie 2014 Yogyakarta
poster Festival Film Indie 2014

Adapun kelengkapan yang harus dikirim ke panitia kompetisi film Festival Film Indie 2014 diantaranya film dalam DVD dan data teknis film seperti Judul film, nama sutradara, tahun produksi, sinopsis film, salinan script cerita, salinan credit title dan soft copy foto behind scene (3 adegan). Setiap peserta yang ikut dalam kompetisi film Festival Film Indie 2014 boleh mengirimkan lebih dari satu karyanya.  Film dan kelengkapan pendaftaran harus sudah dikirimkan ke Panitia Festival Film Indie 2014 paling lambat cap pos tanggal 20 Oktober  2014.

Festival Film Indie 2014 merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan guna memberikan ruang apresiasi kreatif bidang film indie bagi pelajar/mahasiswa serta masyarakat umum. Panitia memilih keluarga sebagai tema utama dalam kompetisi film pendek ini. “Pondasi utama sebuah bangsa adalah keluarga, karena disanalah persemaian nilai dan karakter seorang anak bermula. Mendambakan sebuah bangsa yang punya karakter kokoh akan sia-sia jika mengabaikan benteng keluarga,” ujar humas festival, Eko Nuryono

Menurut Eko, tema keluarga akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pembuat film untuk mengolah berbagai permasalahan yang ditemui, dihadapi atau bermula dari keluarga menjadi sebuah film yang bermutu. Ia menambahkan, pembuat film dapat memotret berbagai permasalahan yang dihadapi para keluarga dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengenai kemiskinan, kerukunan dan keharmonisan antarwarga serta kekuatan keluarga dalam membentuk karakter bangsa.

Informasi lebih lanjut :
Seksi Perfilman, Dinas Kebudayaan DIY, Jl Cendana 11 Yogyakarta – 55166
Telp. : (0274) 562628
Fax.  : 564945
Staff Film: Luky (085643508688)
E-mail: film.disbuddiy@gmail.com
Wibesite : www.jogjafilm.com

 



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*