banner ad

FAQ

[FAQ : Frequenly Asked Question]

 

Siapa saja yang boleh mengirimkan informasi ke beritaseni?

Siapa saja boleh. Asal informasi tersebut tidak menyinggung persoalan SARA, HAM, atau norma-norma yang berlaku di masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia.

 

Informasi apa saja?

Semua informasi yang berkaitan dengan dunia seni-budaya di Indonesia. Bisa informasi kegiatan musik, film, pameran seni rupa, diskusi budaya, pertunjukkan tari, festival budaya, dan sebagainya.

 

Bagaimana cara mengirimkan informasi?

Sangat mudah. Langsung saja kirim ke beritaseni@gmail.com

 

Saya berada di luar Bandung, apakah boleh mengirimkan informasi?

Tentu boleh. Sekali lagi informasi itu memiliki data yang akurat, tidak ada unsur bohong.

 

Bagaimana menyusun informasi?

Buatlah siaran pers.

 

Apa itu siaran pers? Bagaimana membuatnya?

Siaran pers adalah langkah awal sumber berita atau nara sumber untuk menyebarkan informasi kepada pihak luar. Siaran pers harus memuat unsur 5 W + 1 H [What, Who, Where, Why, When + How many, How muc, etc] agar memudahkan para jurnalis atau pembaca untuk memahami kegiatan Anda. Siaran pers biasanya memuat informasi secara kronologis, juga memuat alasan seseorang, pendapat dan segala hal yang ingin ia sampaikan. Siaran pers biasanya dilengkapi dengan nomor kontak untuk memudahkan konfirmasi.

 

Apakah beritaseni juga membutuhkan siaran pers?

Ya! sangat membutuhkan siaran pers mengenai segala macam kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya di Indonesia. Bila perlu ditambah dengan foto-foto.

 

Bolehkah gambar porno dikirim?

Boleh tapi bukan di sini tempatnya.

 

Jenis tulisan apa saja yang diterima?

Tulisan yang paling diinginkan berupa reportase dengan gaya bahasa yang sederhana, jelas dan mudah dipahami. Terserah mau pake metode jurnalisme sastra, dept reporting. Yang penting enak dibaca. Selain reportase juga menerima tulisan esei yang tajam, nakal dan menggelitik, seperti gaya tulisan Saut Situmorang. Tidak ada ketentuan berapa halaman atau karakter.

 

Kalau foto atau image?

Boleh juga dikirim asal resolusinya dikecilkan.

 

Perlukah identitas?

Sangat diperlukan. Setiap orang yang berpartisipasi harus menyertakan identitas jelas seperti nama, nomor telepon, email, dan cv. Identitas ini dibutuhkan sebagai pertanggungjawaban intelektual kepada publik.

 

Apakah hanya berlaku untuk kontributor saja?

Tidak. Ketentuan ini berlaku juga kepada pembaca yang memberikan respon berupa komentar, kritik maupun saran terhadap karya jurnalistik yang dimuat beritaseni. Pemberi komentar minimal mencantumkan nama asli dan email.

 

Kalau menggunakan nama samaran, gimana?

Sepanjang itu untuk menjaga keamanan pemberi komentar atau kontributor akan kami lakukan namun bila tidak, langsung kami hapus. Sebelumnya kami akan melakukan konfirmasi ulang.

 

Apakah komentar dimoderasi?

 Tidak. Sebab kami ingin publik dapat langsung berpartisipasi namun harus bertanggung jawab. Tidak mengeluarkan kata-kata kasar, hinaan, atau respon menyinggung SARA.

 

Apakah kontributor dibayar?

Mohon maaf banget, para kontributor tidak dibayar alias suka rela memberikan karyanya kepada beritaseni.

 

Lho kok gitu? Gak profesional dong?

Benar, beritaseni memang belum profesional. Doakan saja tiap hari menjadi lebih baik.

 

Apakah ada rencana untuk membuat semacam kompilasi informasi seni dan budaya di Indonesia?

Jelas ada, bentuknya sebuah buku. Tapi tidak sekarang.

 

O ya, kenapa namanya kantor berita?

Karena ini sesuai dengan amanat UU Pers N0. 40 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendirikan kantor berita. Selain itu belum ada kantor berita yang khusus menyajikan informasi mengenai seni dan budaya di Indonesia. []

 

 

* Yang bertanya Frino Yang Menjawab Frino