<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for www.beritaseni.com</title>
	<atom:link href="http://beritaseni.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritaseni.com</link>
	<description>indonesia artnews networking</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Oct 2011 13:33:54 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Prosedur Maut Rumah Sakit by deni andriyanto</title>
		<link>http://beritaseni.com/prosedur-maut-rumah-sakit/#comment-663</link>
		<dc:creator>deni andriyanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 13:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=329#comment-663</guid>
		<description>saya warga cimahi turut berduka atas kejadian ini,memang di negeri indonesia raya yang tercinta ini segalanya harus pake uang,mau jadi dokter harus pake duit,mau jadi tenaga medis harus pake duit,jadi pantes kalo ada permasalahan dengan kesehatan pasien uang nomor satu kalo nyawa pasen mah nomor 1000,memang orang yg demikian itu merupakan calon-calon penghuni neraka karena mereka tidak punya hati nurani</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya warga cimahi turut berduka atas kejadian ini,memang di negeri indonesia raya yang tercinta ini segalanya harus pake uang,mau jadi dokter harus pake duit,mau jadi tenaga medis harus pake duit,jadi pantes kalo ada permasalahan dengan kesehatan pasien uang nomor satu kalo nyawa pasen mah nomor 1000,memang orang yg demikian itu merupakan calon-calon penghuni neraka karena mereka tidak punya hati nurani</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mikroblogger China Gapai Kebebasan by Natalius</title>
		<link>http://beritaseni.com/mikroblogger-china-gapai-kebebasan/#comment-212</link>
		<dc:creator>Natalius</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 21:09:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=250#comment-212</guid>
		<description>Apakah Weibo akan mampu bertahan seperti Twitter ataupun Hello ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Weibo akan mampu bertahan seperti Twitter ataupun Hello ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 21 Tahun Festival Teater SLTA by manahan hutauruk</title>
		<link>http://beritaseni.com/21-tahun-festival-teater-slta/#comment-189</link>
		<dc:creator>manahan hutauruk</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 11:21:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=235#comment-189</guid>
		<description>terimakasih telah memperjuangkan sejarah adanya festival teater slta se-jabodetabek khusssssusnya ditahun 2011 ini. kiranya festival ini dapat memicu kreatifitas seniman muda melahirkan karya2 anak bangsa yang gemilang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih telah memperjuangkan sejarah adanya festival teater slta se-jabodetabek khusssssusnya ditahun 2011 ini. kiranya festival ini dapat memicu kreatifitas seniman muda melahirkan karya2 anak bangsa yang gemilang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Food For Resistance by re</title>
		<link>http://beritaseni.com/food-for-resistance/#comment-175</link>
		<dc:creator>re</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 03:17:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=86#comment-175</guid>
		<description>waah..mantabz euy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waah..mantabz euy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dendang Daging Loranita by Pritha</title>
		<link>http://beritaseni.com/dendang-daging-loranita/#comment-93</link>
		<dc:creator>Pritha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 09:10:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=11#comment-93</guid>
		<description>Pameran kereeen...
btw frino mau nomor hp frino dong... thanx ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pameran kereeen&#8230;<br />
btw frino mau nomor hp frino dong&#8230; thanx ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pekan Produk Kreatif Indonesia 2011 by koko sondari</title>
		<link>http://beritaseni.com/pekan-produk-kreatif-indonesia-2011/#comment-80</link>
		<dc:creator>koko sondari</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 14:42:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=160#comment-80</guid>
		<description>Tiba saatnya kesenian harus dapat menghidupi seniman, agar seniman pun dapat menghidupi seni.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba saatnya kesenian harus dapat menghidupi seniman, agar seniman pun dapat menghidupi seni.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Puisi Cinta Boni Untuk Palestina by renal</title>
		<link>http://beritaseni.com/puisi-cinta-boni-untuk-palestina/#comment-66</link>
		<dc:creator>renal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 02:37:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?p=91#comment-66</guid>
		<description>untuk semua anak anak sdn pelamampang 12 selamat 1 5 naik semua dan kelas 6 lulus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk semua anak anak sdn pelamampang 12 selamat 1 5 naik semua dan kelas 6 lulus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on tentang beritaseni by IMRON SUPRIYADI</title>
		<link>http://beritaseni.com/about/#comment-2</link>
		<dc:creator>IMRON SUPRIYADI</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 May 2011 11:02:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.com/?page_id=2#comment-2</guid>
		<description>Teater Harmoni Palembang Siap Audisi Naskah “Dewi Fortuna” 

Jaid Saidi, salah satu pentolan Teater di Palembang kembali beraksi dalam pergelaran Teater. Setelah sebelumnya ikut membidani Teater Tubun SMA Negeri 15 Palembang dalam lakon “Perempuan Prajurit” yang menyedot 800 penonton belum lama ini, kini jebolan Bengkel Teater WS Rendra ini akan melakukan audisi pemain untuk lakon “Dewi Fortuna” karya Imron Supriyadi, salah satu penulis di Palembang.

Menurut Jaid, audisi ini dilakukan untuk mencari dan melakukan seleksi para pemain yang nantinya akan ikut mendukung naskah ‘Dewi Fortuna’.  “Kita harapkan dengan audisi ini akan menemukan para pemain yang memiliki kualifikasi standar dalam pementasan nanti, terutama aktor-aktor panggung, bukan aktor televisi,” katanya, seraya menambahkan audisi akan dilakukan hari Minggu tanggal 8 Mei 2011 di sekretariat Teater  Harmoni, pukul 16.00 WIB.

Mengungkapkan soal muatan naskah, Jadi menyebutkan sarat dengan pesan dan kritik social, terutama yang berhubungan dengan sejumlah kasus hokum di negeri ini. Secara spesifik, penulis memang tidak menyebut satau kasus besar. Malah sebaliknya penulis ingin menyindir penegakan hokum di negeri ini dengan kasus kecil, sebagaimana dalam naskah ini hanya ada seseorang yang mencuri ayam dan beras. “Tetapi pesan yang ingin disampaikan, menurut saya bukan pada bentuk dan jumlah yang dicuri tetapi jual beli pasal dalam penyelesaian kasus. Saya kira naskah ini memiliki sentuhan satir terhadap realitas hokum di negeri ini ang masih carut marut,” tegasnya.

Terpisah, Yussudarson Sonov, salah satu jebolan Teater Leksi Palembang menilai, audisi yang dilakukan Teater Harmoni bukan satu hal berlebihan. Sebab, kalau melihat kenyataannnya, di Palembang memag dbutuhkan actor-aktor panggung yang berkualitas. “Saya tahu persis dengan Bung Jaid. Dia memilih pemain tidak bias asal-asalan. Sehingga dia harus melakukan audisi. Menurut saya positif. Sebab dengan audisi ini akan terjadi persaingan antar pelaku seni dalam merebut peran dalam naskah ini,” katanya, seraya menambahkan kalau dirinya juga siap ikut dalam audisi.

Senada dengan itu, Erwin Janim, mantan praktisi Teater  Srijaya Palembang menilai, audisi ini menjadi tantangan sejumlah pelaku seni teater, terutama bagi yang akan ikut audisi. Bahkan pemain senior di Dul Sawan TVRI Sumsel ini menandaskan, penulis sekalipun boleh ikut main dalam naskah ini asal ikut audisi. “Silakan saja kalau penulis ingin ikut main, tapi ya itu tadi harus ikut audisi, supaya kualitas permainan dank e-aktoran penulis juga teruji, bukan hanya menulis saja,” katanya saat dijumpai di Palembang, Rabu (4/5/2011).

Dalam mengusung naskah “Dewi Fortuna”  Teater Harmoni  menggandeng event organizer Pares Management dan Lembaga Kebudayaan Venesia dari Timur untuk ikut mendesain acara. “Ini kita lakukan supaya para pemain akan lebih focus pada pementasan. Sementara dua lembaga pendukung seperti Pares dan Venesia, bisa konsentrasi pada manajemen acaranya,” tegas Jaid, sembari menambahkan target pementasan akan digelar pada 23-24 Mei di Graha BUdaya Jaka Baring Palembang. (release)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Teater Harmoni Palembang Siap Audisi Naskah “Dewi Fortuna” </p>
<p>Jaid Saidi, salah satu pentolan Teater di Palembang kembali beraksi dalam pergelaran Teater. Setelah sebelumnya ikut membidani Teater Tubun SMA Negeri 15 Palembang dalam lakon “Perempuan Prajurit” yang menyedot 800 penonton belum lama ini, kini jebolan Bengkel Teater WS Rendra ini akan melakukan audisi pemain untuk lakon “Dewi Fortuna” karya Imron Supriyadi, salah satu penulis di Palembang.</p>
<p>Menurut Jaid, audisi ini dilakukan untuk mencari dan melakukan seleksi para pemain yang nantinya akan ikut mendukung naskah ‘Dewi Fortuna’.  “Kita harapkan dengan audisi ini akan menemukan para pemain yang memiliki kualifikasi standar dalam pementasan nanti, terutama aktor-aktor panggung, bukan aktor televisi,” katanya, seraya menambahkan audisi akan dilakukan hari Minggu tanggal 8 Mei 2011 di sekretariat Teater  Harmoni, pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Mengungkapkan soal muatan naskah, Jadi menyebutkan sarat dengan pesan dan kritik social, terutama yang berhubungan dengan sejumlah kasus hokum di negeri ini. Secara spesifik, penulis memang tidak menyebut satau kasus besar. Malah sebaliknya penulis ingin menyindir penegakan hokum di negeri ini dengan kasus kecil, sebagaimana dalam naskah ini hanya ada seseorang yang mencuri ayam dan beras. “Tetapi pesan yang ingin disampaikan, menurut saya bukan pada bentuk dan jumlah yang dicuri tetapi jual beli pasal dalam penyelesaian kasus. Saya kira naskah ini memiliki sentuhan satir terhadap realitas hokum di negeri ini ang masih carut marut,” tegasnya.</p>
<p>Terpisah, Yussudarson Sonov, salah satu jebolan Teater Leksi Palembang menilai, audisi yang dilakukan Teater Harmoni bukan satu hal berlebihan. Sebab, kalau melihat kenyataannnya, di Palembang memag dbutuhkan actor-aktor panggung yang berkualitas. “Saya tahu persis dengan Bung Jaid. Dia memilih pemain tidak bias asal-asalan. Sehingga dia harus melakukan audisi. Menurut saya positif. Sebab dengan audisi ini akan terjadi persaingan antar pelaku seni dalam merebut peran dalam naskah ini,” katanya, seraya menambahkan kalau dirinya juga siap ikut dalam audisi.</p>
<p>Senada dengan itu, Erwin Janim, mantan praktisi Teater  Srijaya Palembang menilai, audisi ini menjadi tantangan sejumlah pelaku seni teater, terutama bagi yang akan ikut audisi. Bahkan pemain senior di Dul Sawan TVRI Sumsel ini menandaskan, penulis sekalipun boleh ikut main dalam naskah ini asal ikut audisi. “Silakan saja kalau penulis ingin ikut main, tapi ya itu tadi harus ikut audisi, supaya kualitas permainan dank e-aktoran penulis juga teruji, bukan hanya menulis saja,” katanya saat dijumpai di Palembang, Rabu (4/5/2011).</p>
<p>Dalam mengusung naskah “Dewi Fortuna”  Teater Harmoni  menggandeng event organizer Pares Management dan Lembaga Kebudayaan Venesia dari Timur untuk ikut mendesain acara. “Ini kita lakukan supaya para pemain akan lebih focus pada pementasan. Sementara dua lembaga pendukung seperti Pares dan Venesia, bisa konsentrasi pada manajemen acaranya,” tegas Jaid, sembari menambahkan target pementasan akan digelar pada 23-24 Mei di Graha BUdaya Jaka Baring Palembang. (release)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

