Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Busana Dapat Perkuat Karakter Tokoh Film

Dalam produksi film, penata busana mempunyai wewenang besar untuk memberi sentuhan kreatif pada kostum yang dipakai aktor maupun aktris. Dengan pemilihan busana yang tepat tentu akan dapat memperkuat karakter tokoh dalam film. Untuk itulah ia wajib melakukan riset perihal busana, dari hasil riset itulah yang akan dijadikan acuan dalam mengetahui karakter pemain, waktu dan setting dalam film.

Busana dapat menjadi salah satu elemen yang menjadi jiwa dalam film, oleh karena itu penata busana juga harus mampu memahami isi cerita dan menerjemahkan naskah film dengan “bahasa” -nya. Sulitnya menentukan kostum yang tepat dan sesuai untuk para pemeran dalam film maka di bagian Costume Department biasanya diisi oleh beberapa personel yang bertanggungjawab, yakni :

1. Costume Designer

Costume Designer memiliki tanggung jawab pada proses perancangan, perencanaan, pengaturan konstruksi garmen mulai dari bahan kain yang digunakan, warna dan ukurannya. Seluruh busana yang dipakai oleh aktor dan aktris di depan layar menjadi tanggung jawabnya.

Agar dapat memahami dengan cepat dalam menginterpretasikan karakter dari tokoh yang ada dalam film, Costume designer biasanya akan bekerja secara langsung dengan sutradara sekaligus dapat saling berkonsultasi dengan Production designer

2. Costume Supervisor

Costume Supervisor  merupakan seseorang yang akan bekerja langsung dengan desainer busana dan departemen logistik. Adapun tugasnya yakni membantu merancang sebuah busana,  mengawasi pembuatan seluruh produksi kain, memastikan busana yang dibuat sudah sesuai dengan sketsa rancangan, dan mengatur segala keperluan penyimpanannya.

3. Key Customer

Key Customer  memiliki tanggung jawab untuk membantu costume supervisor dalam mengatur produksi busana dan memenuhi keperluan pakaian/kostum dari pemeran utama.

4. Costume Standby

Costume Standby bertanggung jawab untuk mengawasi kontinuitas keperluan busana yang digunakan oleh aktor dan aktris dalam setiap adegan.

5. Art Finisher

Art Finisher bertanggung jawab dalam memberikan sentuhan-sentuhan artistik dari busana yang digunakan untuk keperluan syuting. Dengan berbagai cara  Art Finisher harus bisa membuat busana menjadi apa yang dibutuhkan dalam visual, misalnya merubah pakaian baru menjadi lebih lawas, kotor, basah atau yang lainnya.

vi. Cutter

Cutter bertanggung jawab untuk memperbaiki busana dan melakukan segala pekerjaan penjahit pada waktu syuting berlangsung.

(dari berbagai sumber)



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*