Berita seni Indonesia, seni rupa dan desain, seni pertunjukan, seni musik, film, fashion, fotografi, arsitektur, sastra>

Apresiasi Sejarah di Parade SIAR SINEMA 2014

Parade siar sinema tumb
Parade siar sinema tumb

Perhelatan Parade SIAR SINEMA 2014 berakhir di Kota Malang hari Rabu (1/10) malam bertempat di Ex. Bioskop Kelud Malang. Situs sejarah perfilman Indonesia tersebut menjadi saksi laporan publik tim program Parade SIAR SINEMA 2014 yang diselenggarakan oleh LENSA MATA.

Penyelenggaraan Puncak acara Parade SIAR SINEMA 2014 mejadi satu cara panitia untuk mengapresiasi Ex. Bioskop Kelud Malang sebagai salah satu jejak sejarah perfilman Indonesia. Di tempat tersebut penganugerahan Film Fiksi Pendek Terpilih dari program “Cari Film” di lima kota di Jawa Timur diumumkan secara langsung oleh Adrian Jonathan (Kritikus Film – Cinema Poetica, Jakarta) dan Suryo Wiyogo (Founder Hide Project – Yogyakarta).

Parade SIAR SINEMA 2014
Doc Siar Sinema – di Kota Kediri

Selaku perwakilan tim juri Parade SIAR SINEMA 2014, Adrian dan Suryo menyatakan film berjudul “Ayah atau Ibu?” karya Dimas Andhika Pramayuga menjadi pemenang. Namun, untuk kategori Film Dokumenter Terpilih dinyatakan tidak ada pemenang.

Dalam keterangan Pers, Publicist Parade SIAR SINEMA 2014 Aulia Rizky, Kamis (2/10) menyebutkan rangkaian acara penganugerahan di Ex. Bioskop Kelud Malang diawali dengan empat film dokumenter dan ditutup dengan empat film fiksi pendek, selain itu juga dilakukan pembagian hadiah DVD Premium dari Jive Collection.

“Dengan dihadiri 707 penonton lima Kota di Jawa Timur ini bakat-bakat muda diharapkan muncul lalu tergugah untuk turut menyiarkannya”  papar Arfan Adhi Perdana selaku Penanggung Jawab Parade SIAR SINEMA 2014.

 “Jangan capek-capek untuk membuat acara yang seperti ini. Masyarakat sudah saatnya melek film, salut”  ucap salah satu penonton usai menyaksikan Parade SIAR SINEMA 2014.

Selain sukses memanjakan penonton di Ex. Bioskop Kelud Malang, Parade SIAR SINEMA 2014 sebelumnya juga sudah mengunjungi empat kota di Jawa Timur, terdiri dari Kediri, Lumajang, Gresik dan Jember. Dengan mengusung konsep layar tancap sehingga bisa mengenalkan film pendek Indonesia diseluruh lapisan masyarakat khususnya Kota Malang.

Parade SIAR SINEMA 2104 merupakan kegiatan yang terselenggara lewat dukungan KEMENDIKBUD, Badan Perfilman Indonesia (BPI), Info Film Malang dan Jantung Hati, melalui programnya masyarakat luas dapat mengenal lebih dekat film pendek tanpa terlepas dari edukasi dan hiburan.



Kontak Informasi: info[at]beritaseni.com
Press Release & Kirim Artikel: redaksi[at]beritaseni.com
Media Partner & Iklan iklan[at]beritaseni.com

Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*