banner ad

TRIVISTHA : Siklus Kehidupan

siklus-kehidupanTiga seniman yang berpameran di ruang s.14 Bandung berkolaborasi mencipta karya. Mereka menggunakan spidol, potongan gambar pada polyfoam dan obyek yang terbuat dari bulu-bulu sintetik.

Hasilnya ruang tamu rumah Herra Pahlasari –yang sejak awal dijadikan galeri—pun menjadi ruang ragam ekspresi tiga seniman.

Judul pameran Trivistha sendiri merupakan akronim dari 3 seniman yakni Pritha Natasha Bekti (Pritha)yang merupakan lulusan seni patung FSRD ITB, Prisanti Myristica (Isti) yang merupakan lulusan kriya tekstil FSRD ITB dan Febrianto Pudi Utama (Viba) yang merupakan lulusan desain komunikasi visual di Istituto Statale D’Arte Monza, Italia.

Mereka saling merespon. Mengingatkan kita pada belantara manusia yang saling bersinggungan satu sama lain. Mereka tengah membangun ruang universal yang mampu menampung ide-ide mereka dan juga orang lain.

Menurut Viba sebuah ruang universal adalah representasi dari simbol triquetra, simbol religius atas kehidupan : kekuatan, kejujuran dan keagungan. Selain itu juga dapat merepresentasikan mengenai kelahiran, kematian dan kelahiran kembali, atau alam yang terbagi menjadi tiga : tanah, udara dan air. Hal ini sudah menjadi kepercayaan bagi banyak kebudayaan dan kepercayaan masyarakat akan angka tiga yang mempunyai makna religius dan abadi.

Kiranya siklus kehidupan inilah yang tengah mereka otak-atik. Berikutnya mereka akan mengajak anak-anak bermain untuk melihat kembali kekaryaan mereka.

Pameran ini berlangsung 23 Mei - 20 Juni 2010 bertempat di Jl. Sosiologi no. 14, komp. Perum UNPAD Cigadung Bandung. Dalam rangkaian kegiatannya akan dibuat workshop dan panggung cerita untuk anak pada tgl. 6 dan 13 Juni 2010. []

Filed Under: visual arts

Tags: ,

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.