banner ad

Dukungan untuk Taman Nasional Komodo Masih Sedikit

gadis-komodo

Oleh Adi Marsiela
Dukungan masyarakat Indonesia untuk memilih Taman Nasional Komodo agar terpilih menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia masih rendah. Pasalnya, seleksi itu dilakukan dengan cara voting lewat internet.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata berharap seluruh pengguna atau masyarakat Indonesia yang memiliki akses internet untuk memberikan dukungannya. “Pengguna internet di kita itu sekitar 30 juta. Kalau 10 persen saja memilih Taman Nasional Komodo, pasti bisa masuk,” kata Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar di Cihampelas Walk, Bandung dalam program kampanye “Vote for Komodo: New 7 Wonders”.

Saat ini data dukungan melalui voting di www.new7wonders.com, Taman Nasional Komodo masih berada di posisi 8 delapan 56 nominator untuk kategori hutan, taman nasional, dan reservasi alam.

Penanggungjawab Kampanye Taman Nasional Komodo Ratna Suranti mengatakan ada tiga tahapan untuk masuk menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia. Saat ini suara yang didapatkan oleh Taman Nasional Komodo belum bisa memuluskan langkahnya ke tiga besar.

“Kita baru masuk dalam posisi 77 besar yang terdiri dari tujuh kategori. Taman Nasional Komodo berada di urutan 8 jadi masih aman kalau sekarang. Tapi belum untuk masuk tiga besar agar bisa bersaing pada tahun 2011 nanti,” tuturnya.

Sapta optimis apabila taman ini terpilih menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, maka kunjungan wisatawan akan meningkat. Hal ini berpengaruh positif buat perekonomian masyarakat di tempat tujuan. “Saat ini kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 21 ribu sedangkan wisatawan nusantara 3 ribu per tahun. Kalau terpilih bisa lebih banyak yang datang, bisa tiga kali lipat,” papar dia.

Menurutnya, dengan pelibatan swasta dalam pengelolaan wisata di sana, maka wisatawan yang berkunjung akan mendapatkan pelayanan yang baik. Selain itu, kunjungan ke Taman Nasional Komodo juga membantu promosi untuk tempat wisata lain di Indonesia.

Berdasarkan data dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, jumlah komodo yang menempati kawasan tersebut mencapai 2.500 ekor di tiga pulau dalam wilayah Kabupaten Manggarai Utara, Nusa Tenggara Timur. Keberadaan hewan purban itu tersebar di Pulau Komodo (39.937 hektare), Rincai (19.625 hektare), dan Padar (2.017 hektare). “Jumlah mereka stabil dalam lima tahun belakangan. Ini menandakan kelangsungan hidup dan daya dukung lingkungan di sana masih baik,” papar Ratna. [FB]

Filed Under: social

Tags: , ,

Comments (3)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. apip says:

    100% aku dukung taman nasional komodo

  2. mari kita dukung!

  3. jalu perkasa says:

    saya mendukung demi kebaikan lingkungan dan sekitar.karena tanpadia penyeimbang bumi ini akan rapuh.WASPADALAH.
    bagaimana kita bikin konser kecil untuk memancing rakyat sekitarnya sekaligus mengundang media.
    gw siap ngurus eventnya

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.