banner ad

Cosplay RT/RW, Gapura, Tujuhbelasan

Oleh Ferren Bianca

Ada kelelawar berjalan di siang hari, beriringan dengan suster, gandengan tangan dengan Tank Baja, Laksamana berjalan di depan mengapit spanduk di lengan kiri, di kanan diapit oleh ulama cilik dengan tasbih sebesar bola tenis [karena memang bola tenis beneran dijadikan tasbih]. Isi spanduk itu, menyambut HUT RI 50 EMAS 1995. Rombongan RT02/RW03 Jl Melati IV, PUP Bekasi Utara. Aku sendiri memegang kamera poket, menaiki sepeda gunung yang disulap berbentuk bebek dari styrofoam. Tua muda, ibu-ibu bapak-bapak, anak-anak turun ke jalan dengan gaya yang paling muskil hanya untuk hari itu saja.

Itu ulang tahun emas Indonesia merdeka. Puncak dari nikmatnya hidup di Indonesia. Rupiah di kisaran dua ribuan saja, segala sesuatunya kebeli oleh rakyat jelata. Lebih-lebih perusahaan baterai nasional datang ke RW rumahku pamer promo, dan mendanai segala macam keanehan itu.

Beberapa malam sebelum pawai terhebat dalam sejarah pribadiku sebagai warganegara Indonesia, telah dirapatkan apa yang akan akan ditampilkan pada pawai kelak. Hasil rapatnya nol. Karena semua bersepakat diserahkan ke masing-masing kepala keluarga mau mendandani keluarga masing-masing macam apa. Random bo!

Allahu Akbar. Merdeka. Dan warna-warni. Tidak ada yang mampu merebut tawa ceria, doa tulus, dan kebahagiaan yang terpancar pada saat itu. Costum Player seperti yang tergambarkan Allah Swt pada surat Al-Hujurat ayat 10. Setiap orang memiliki warna-warni yang ditandaskan Allah sebagai rahmat itu. Tak ada keseragaman. Yang ada hanya percaya diri akan pilihannya dengan kostum. Tak ada yang saling menjelekkan karena sibuk menghitungi kelemahan kostum sendiri. Gurauan paling pedas pun sekedar hehehe… saja. Cosplay made in Indonesia. Cosplay memperingati kemerdekaan Indonesia.

Ketika hendak melewati gapura. Aku bergegas dengan cepat mengambil sudut bagus untuk memotret. Rombongan terambil gambar. Tepat ditengah gapura yang dilukis oleh anak muda karang taruna dengan bimbingan Ayah-ku yang pelukis dan kebetulan ketua RW-nya. Lukisan tentang perang, kesedihan, luka jeritan, dan tangan yang mengepal kuat. Perjuangan pahlawan tidak akan pernah sia-sia.[]

Filed Under: fashion

Tags:

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.