Pameran Puisi Visual “The Normal Chaos of Love”
Rumah Seni Yaitu Semarang menggelar pameran puisi visual “The Normal Chaos of Love” karya Elfrida Fera & Kris Budiman di Rumah Seni Yaitu [RSY], Kampung Jambe 280 Semarang. Pameran ini merupakan proses menafsir ulang suatu gagasan menjadi gagasan lain.
Kris Budiman menuliskan puisi kemudian Elfrida Fera membuat karya visual berupa cetak digital dan sebuah instalasi.
Menurut Tubagus P. Svarajati, Pengelola RSY, pameran ini berangkat dari pemikiran atau renungan tentang cinta. Bagi orang yang sedang kasmaran, cinta bisa jadi tak selalu ramah. Perasaan demikian dikarenakan idealisasi superlatif atas peran yang bisa dihadirkan oleh cinta. Absennya subjek atau objek-cintanya, entah secara spasio-temporal, psikologis, atau sosiologis ini mendorong lahirnya idealisasi itu.
Subjek yang kasmaran itu merindu, mendamba, memimpikan idealitas. Sang kekasih yang jauh di mata diimpikan selalu dekat, menyatu di hati. Objek-cinta diimajinasikan di dalam sebuah dunia ideal, entah secara permanen atau sementara. Kelakuan ini menjadi paradoksikal lantaran mengklaim adanya kemungkinan the unity of duality. Ini hal yang musykil—menjerumuskan subjek kian dalam, semakin ironis.
Cinta, pusat kisaran hidup subjek hari ini, mengejawantah sebagai harapan, pengkhianatan, kerinduan, kecemburuan. Cinta menjadi candu, bahkan bagi si serius sekalipun. Inilah the normal chaos of love, ungkap Ulrich Beck dan Elisabeth Beck-Gernshein (1995).
Pembukaan hari Rabu, 27 Agustus 2008; pukul 19:30 WIB dimeriahkan dimeriahkan dengan pentas baca puisi dan musik. Pameran berlansung 28 Agustus—3 September 2008. Pameran ini terbuka untuk umum dan gratis.
Informasi
Rumah Seni Yaitu
Kampung Jambe 280 Semarang
Telp. [024]8414892 / 70184240
E-mail: yaitu_art@yahoo.com
Filed Under: agenda

